Bab 52 Kau benar-benar memberikannya?
"Buah dicampur yoghurt? Bisa juga dimakan seperti ini?"
Mendengar kata-kata itu, para pelanggan di sekitar langsung menunjukkan ekspresi terkejut.
Belum pernah mendengar, belum pernah melihat!
"Bos, berapa harga satu porsi yoghurt buah buatanmu ini?"
Dua gadis berrok lipit yang datang paling awal bertanya.
"Satu porsi lima yuan!"
"Karena hari ini hari pertama buka, pelanggan baru bisa mendapatkan diskon setengah harga untuk porsi kedua!"
Su Xuan berkata sambil tersenyum.
"Satu porsi lima yuan, porsi kedua setengah harga, beli dua porsi jadi tujuh setengah yuan, semurah itu?"
Mendengar itu, kedua gadis tersebut berseru kaget.
"Aku mau dua!"
Salah satu gadis berkata sambil mengeluarkan dompetnya untuk bersiap membayar.
"Baiklah, dua porsi sup buah!"
Su Xuan menerima uang tersebut, lalu mengeluarkan dua porsi sup buah dengan tampilan yang sangat menarik dari dalam kotak busa, beserta dua sendok kecil sekali pakai, dan menyerahkannya kepada kedua orang di hadapannya.
"Gadis cantik, apakah benda ini benar-benar bisa dimakan?"
"Betul sekali, kelihatannya agak mengerikan, kalau dimakan nanti tidak apa-apa kan?"
"Dijual begitu murah, sepertinya juga bukan buah yang segar!"
Para pelanggan di sekitar mulai berdiskusi satu sama lain, bahkan ada yang dengan baik hati menyarankan kedua gadis itu agar tidak memakan benda tersebut!
"Semuanya, sup buah di toko kami semuanya dibuat menggunakan buah-buahan yang paling segar!"
"Jika kalian menemukan masalah, kalian bisa langsung mengembalikannya kepadaku di tempat!"
Su Xuan berkata sambil tersenyum, meskipun wajah tampannya di balik masker menunjukkan sedikit rasa tegang!
Bagaimanapun, ini juga pertama mencoba berbisnis!
Tadi berteriak menawarkan dagangan juga diputuskan oleh Su Xuan setelah mengumpulkan seluruh keberaniannya!
"Atau, kamu coba makan sesuap dulu?"
Seorang gadis yang bernali lebih kecil, setelah mendengar perbincangan orang-orang di sekitar, merasa agak ragu untuk menyantapnya.
"Lihat betapa penakutnya kamu, bukankah ini hanya buah?"
Gadis yang lain berpenampilan lebih santai dan cuek. Ia mengambil sendok, menyendok sepotong mangga yang lumuri yoghurt original, lalu memasukkannya ke dalam mulut.
"Bagaimana?"
Gadis penakut di sampingnya bertanya dengan ragu-ragu.
"Hmm! Enak!"
Potongan mangga yang berbalut yoghurt langsung lumer di mulut!
Ditambah lagi, sebelum membuka toko untuk berjualan, Su Xuan sengaja memasukkannya ke dalam lemari es untuk didinginkan beberapa saat!
Oleh karena itu, sup buah ini memiliki cita rasa terbaik saat disantap!
"Benar-benar enak! Ya ampun, tadinya kukira akan sangat tidak enak!"
Gadis yang pemberani itu mulai tidak bisa berhenti, sesuap demi sesuap, dan dengan cepat menghabiskan sup buah di tangannya.
"Kamu tidak makan? Kalau begitu berikan padaku saja!"
Merasa masih kurang, ia melirik ke arah sup buah milik temannya yang masih utuh dan berkata.
"Aku makan! Aku kan sudah mengeluarkan uang!"
Gadis yang penakut itu mundur selangkah, lalu membuka wadah sup buah tersebut dan mengambil sesap dengan sendoknya.
"Wah, benar-benar enak!"
Ia yang tadinya sempat merasa cemas, seketika langsung takluk oleh cita rasa unik dari sup buah tersebut!
"Benar-benar enak ya?"
Melihat hal itu, para pelanggan di sekitar pun mulai merasa goyah.
"Bos, beri aku satu porsi juga untuk kucoba, aku ingin lihat seberapa enaknya!"
Segera, ada pelanggan yang tidak sabar mengeluarkan uang untuk membeli satu porsi!
Begitu ada yang pertama, pasti akan ada yang kedua!
Dengan cepat, berbagai seruan kekaguman bersahut-sahutan!
"Bos, aku mau satu!"
"Bos, aku juga mau satu!"
"Bos, beri aku empat porsi lagi, aku mau bawa pulang untuk dimakan!"
Semakin banyak pelanggan yang mencicipi cita rasa sup buah tersebut, semuanya pun takluk oleh kelezatan rasanya yang unik!
Tidak lama kemudian, dua puluh porsi sup buah yang dibawa oleh Su Xuan langsung ludes terjual!
"Mohon maaf semuanya, sup buahnya sekarang sudah habis terjual!"
Su Xuan melihat ke arah kotak busa yang kosong, merasa sedikit gembira.
Awalnya malam ini ia hanya berniat mencoba peruntungan saja. Menurut rencana Su Xuan, bisa terjual dua pertiga saja sudah merupakan hasil yang sangat bagus!
Tanpa diduga, baru sepuluh menit toko dibuka!
Dua puluh porsi sup buah langsung terjual habis tanpa sisa!
"Kok cepat sekali habisnya? Aku bahkan belum puas mencicipinya!"
"Enak sekali, baru kali ini aku makan benda semacam ini!"
"Bos, besok kamu datang lagi tidak?"
"Bos, Bos..."
Para pelanggan yang masih merasa kurang dan ketagihan terus bertanya kepada Su Xuan apakah besok ia akan membuka tokonya lagi.
Menanggapi hal itu, Su Xuan menyatakan bahwa ia akan membuka toko di waktu yang sama keesokan harinya!
Setelah membereskan barang-barang dan menutup pintu toko, Su Xuan berjalan pulang sambil bersiul.
"Hari ini benar-benar kejutan yang menyenangkan!"
Batu besar yang menggantung di dalam hati Su Xuan akhirnya jatuh juga.
Respon pada hari uji coba pertama ini sangat bagus, malam besok ia bisa menambah jumlah pasokan barang!
Berdasarkan antusiasme malam ini, tidak butuh waktu lama bagi Su Xuan untuk balik modal!
"Xiao Xuanzi, dari mana saja kamu?"
Baru saja masuk ke dalam pintu, Su Xuan melihat Ye Qingxue sedang duduk di sofa, dengan tas besar dan kecil di hadapannya!
"Keluar sebentar."
Su Xuan tidak mengatakan bahwa dirinya pergi berbisnis. Ia menjawab dengan mengalihkan pembicaraan, dan setelah meletakkan kotak busanya, ia langsung kembali ke kamarnya.
"Aneh, sepertinya suasana hati Xiao Xuanzi sedang sangat bagus ya, menang lotre?"
Ye Qingxue menatap pintu kamar Su Xuan yang tertutup rapat, lalu bergumam dengan perasaan heran.
Di dalam kamar.
Su Xuan memeriksa dengan cermat omset hari ini.
Dua puluh porsi sup buah semuanya terjual habis!
Selain dua porsi pertama yang mendapatkan diskon setengah harga, delapan belas porsi sisanya dijual dengan harga normal!
"Totalnya sembilan puluh tujuh setengah yuan!"
Su Xuan dengan cepat menyelesaikan penghitungannya. Dua puluh porsi sup buah itu hanya menghabiskan kurang dari dua kati buah, ditambah sedikit yoghurt dan sereal saja!
Ia berhasil menghasilkan hampir seratus yuan!
Berdasarkan harga satuan seperti itu, biaya pembelian buah dan bahan-bahan lainnya berkisar sekitar seratus enam puluh yuan!
Buah dan bahan tersisa yang ada sekarang mungkin masih bisa dibuat menjadi tiga puluh hingga empat puluh porsi sup buah!
Jika semuanya terjual habis, diperkirakan bisa menghasilkan lebih dari dua ratus yuan. Ditambah dengan sembilan puluh tujuh setengah yuan malam ini, totalnya mendekati tiga ratus!
Dikurangi biaya modal, Su Xuan mendapatkan sedikit keuntungan lebih dari seratus yuan!
Keuntungan sekitar empat puluh lima persen!
"Keuntungannya cukup menggiurkan, bisa terus dilanjutkan!"
Setelah merenung sejenak, Su Xuan mengeluarkan ponselnya dan menelepon Lin Lin.
"Wah, pantas saja dirimu, Lao Su, malam pertama saja sudah langsung untung?"
Setelah mendengarkan penjelasan Su Xuan, Lin Lin juga merasa tercengang.
"Antusiasmenya masih akan berlanjut untuk beberapa waktu, seharusnya bisa menghasilkan lumayan banyak uang, dan bisa segera balik modal!"
Su Xuan berkata sambil tersenyum.
"Kau ini, jangan-jangan menggunakan jurus pria tampan?"
Lin Lin menggodanya.
"Persetan, malam ini aku mengenakan masker sepanjang waktu, kecuali kalau mereka punya mata tembus pandang!"
Su Xuan tertawa sambil mengumpat.
"Kalau begitu lakukan saja seperti katamu, aku sendiri sedang tidak bisa meluangkan waktu!"
"Baik!"
Setelah berbasa-basi sejenak, Su Xuan menutup teleponnya dan berjalan keluar kamar.
"Xiao Xuanzi, kelihatannya suasana hatimu sedang bagus sekali ya, ada apa, ada adik perempuan yang meminta nomor kontaknya?"
Ye Qingxue bertanya sambil tersenyum.
"Tentu saja, ada banyak sekali, aku sampai kewalahan menambahkannya!"
Sudut bibir Su Xuan terangkat, mengikuti perkataan Ye Qingxue.
"Hah?"
Mendengar itu, Ye Qingxue langsung tertegun.
Bocah sialan!
Baru beberapa bulan tidak bertemu, keberaniannya sudah semakin besar ya!
"Xiao Xuanzi, kamu benar-benar memberikannya?"
"Aku mau mandi dulu, besok masih harus bangun pagi untuk kuliah!"
Ye Qingxue masih ingin bertanya lebih banyak, namun Su Xuan tidak memberinya kesempatan, lalu berbalik dan berjalan masuk ke kamar mandi.