Bab 26: Persahabatan Sejati Bagaikan Air yang Jernih
"Qian!"
"Qian!"
Pei Qian perlahan sadar di tengah panggilan Ma Yang.
"Aduh, aku tahu kau sudah mencurahkan banyak tenaga ke dalam gim ini. Sekarang segalanya akhirnya membuahkan hasil, pasti kau sangat bersemangat, tapi jangan terlalu berlebihan, itu tidak baik untuk kesehatanmu."
"Tenangkan dulu perasaanmu, kita berhasil!"
Kegembiraan Ma Yang tampak jelas dari wajahnya.
Pei Qian hanya bisa pasrah, matanya berputar ke atas karena kesal.
Apa aku ini senang?
Apa aku ini bersemangat?
Aku ini putus asa!
Wajah Pei Qian pucat pasi, ia memaksa tersenyum, "Iya, kita berhasil..."
Ia benar-benar bingung, sebenarnya bagian mana yang bermasalah?
Meski sangat menyakitkan dan membuat putus asa, ia tetap harus mengakui kegagalannya sendiri, tapi Pei Qian harus tahu di mana letak kesalahannya!
Kenapa gim ini bisa populer lagi?
Masa kali ini juga karena ada pembuat video yang membahasnya?
Padahal gim ini tidak ada bahan untuk dicela, kan?
Ia mulai mencari kata kunci "Jenderal Hantu" di mesin pencari, tapi tidak menemukan informasi yang berguna.
Di kolom komentar gim pun tak ada lagi komentar semacam "rombongan wisata xx".
"Lalu, di mana sebenarnya masalahnya?" Pei Qian benar-benar tak habis pikir.
Toh, yang tahu tentang gim ini hanya segelintir orang!
Pei Qian sendiri tidak melakukan promosi sama sekali.
Ma Yang apalagi, ia bahkan tak punya jaringan untuk mempromosikan.
Sisanya, hanya orang-orang di situs sumber daya esro yang pernah berhubungan dengan Pei Qian saat membeli aset dan template.
"Tunggu, para pemain yang berkomentar, kebanyakan dari mereka menyebutkan ilustrasi asli!"
"Jelas mereka tertarik karena ilustrasi itu!"
"Tapi, ilustrasi itu hanya ada di dalam gim, bagaimana mereka bisa melihatnya?"
Dengan harapan untung-untungan, Pei Qian membuka Weibo dan mencari "Jenderal Hantu".
Kali ini, ia menemukan hasil.
Banyak ilustrator terkenal yang me-retweet ilustrasi asli dari "Jenderal Hantu", bahkan dengan sukarela menjadi promotor!
Weibo-weibo itu pun banyak dibagikan orang, baik dari lingkaran gim, anime, bahkan dari tokoh-tokoh teknologi!
Pengguna biasa juga banyak yang membagikan!
Bahkan topik "Jenderal Hantu" masuk ke trending Weibo, meski di urutan bawah, tetap saja membawa arus pengunjung yang besar!
Pei Qian benar-benar terpukul.
Siapa yang melakukannya?
Siapa yang punya pengaruh sebesar itu sampai membuat para tokoh besar di industri ikut mempromosikan "Jenderal Hantu"?
Agensi atau buzzer biasa pun tak sanggup melakukan ini!
Apalagi banyak di antara ilustrator itu adalah sosok ternama dengan harga diri tinggi. Kalau pun ada perusahaan yang meminta mereka promosi, mereka belum tentu mau!
Mengikuti jejak retweet satu per satu, Pei Qian akhirnya menemukan pemilik unggahan awal, Ruan Guangjian!
Akun pribadi Ruan Guangjian hanya punya dua-tiga ratus pengikut, tapi unggahan itu justru di-retweet ribuan kali dan menjadi sangat viral!
Meski Pei Qian tak paham bagaimana akun dengan sedikit pengikut bisa berdampak sebesar itu, jelas semua ini bermula dari promosi spontan Ruan Guangjian!
Pei Qian menepuk dahinya, "Selesai sudah, ternyata masalahnya justru dari orang kita sendiri!"
Tapi ia tetap tak mengerti, untuk apa Ruan Guangjian sampai repot-repot membantu mempromosikan gim ini?
Tidak masuk akal!
Kita kan hanya punya hubungan transaksional, aku bayar kamu untuk ilustrasi, urusan sudah selesai, kenapa masih repot-repot membantu promosikan? Bukankah itu hanya buang-buang waktu?!
Aku juga tidak membayar biaya promosi tambahan!
Pei Qian benar-benar tidak paham.
Ia memutuskan untuk bertanya di situs sumber daya esro, ingin tahu apa sebenarnya yang terjadi.
"Kamu mempromosikan 'Jenderal Hantu' di Weibo???"
Beberapa menit kemudian, Ruan Guangjian membalas.
"Iya, aku juga minta beberapa teman ilustrator untuk ikut membagikan. Aku tak menyangka hasilnya akan sebagus ini."
"Pak Pei, Anda tidak perlu terlalu berterima kasih. Saya hanya merasa Anda telah membuat gim yang begitu tulus, dan kalau sampai tenggelam rasanya sungguh tidak adil!"
"Dana pengembangan hanya tiga ratus ribu, semuanya dipakai untuk pengembangan, bahkan tidak ada dana promosi sama sekali... Saya harus bilang, pembuat gim yang begitu bersemangat seperti Anda benar-benar sangat langka!"
"Teman-teman ilustrator saya juga tersentuh dengan semangat Anda, makanya mereka mau membantu membagikan."
"Lagi pula, 'Jenderal Hantu' ini gim yang sangat tulus, kualitasnya bagus, tentu saja ilustrasi saya juga bagus, jadi hasilnya bisa sehebat ini."
"Singkatnya, gim berkualitas dan penuh ketulusan seperti 'Jenderal Hantu' memang layak jadi populer! Saya hanya melakukan bagian yang kecil saja."
Melihat kata-kata dari Ruan Guangjian itu, Pei Qian benar-benar terpukul.
Ia bahkan tidak tahu harus membalas apa!
Katanya, pembuat seperti aku ini langka?
"Jenderal Hantu" terlalu tulus dan memang seharusnya populer?
Ini semua dari mana sih!
Aku tidak bersemangat, aku hanya ingin gim ini rugi!
"Jenderal Hantu" layak populer?
Jangan dong! Kalau populer, bagaimana aku bisa rugi, astaga!
Pei Qian benar-benar ingin memaki Ruan Guangjian.
Apa kau benar-benar terlalu santai?
Setelah menggambar dan menerima bayaran, bukankah lebih enak pergi bersenang-senang? Kenapa harus repot-repot memikirkan promosi gim juga!
Tapi Pei Qian tidak bisa mengatakan apa-apa, tangannya yang sudah menempel di keyboard pada akhirnya hanya menekan tombol hapus.
Ia tidak bisa mengatakan apapun, karena tidak boleh memberi petunjuk tentang sistem atau tantangan, juga tidak boleh membuat orang lain curiga!
Secara logika, satu-satunya reaksi yang bisa ia tampilkan sekarang adalah sangat bahagia!
Ruan Guangjian menunggu lama, tapi Pei Qian tak kunjung membalas.
Pak Pei pasti sangat terharu sampai tidak tahu harus berkata apa.
Ruan Guangjian mengetik, "Pak Pei, Anda tidak usah berkata apapun lagi."
"Membantu Anda mempromosikan ini murni inisiatif saya sendiri. Kalau Anda tidak bertanya, saya juga tidak akan memberitahu."
"Anda juga tidak usah sungkan, lagipula kalau 'Jenderal Hantu' jadi populer, ilustrasi saya juga akan dilihat dan dikenal lebih banyak orang, sangat membantu untuk karier saya ke depan."
"Pak Pei, semangat! Saya yakin Anda pasti bisa meluncurkan lebih banyak karya gim yang bagus lagi di masa depan. Semoga kita bisa bekerjasama lagi nanti!"
Membaca kata-kata penuh semangat dari Ruan Guangjian, Pei Qian sampai melamun.
Semoga bisa bekerjasama lagi nanti?
Tidak, ke depannya pasti tidak akan pernah lagi!
Kamu itu sebenarnya master yang menyamar jadi pemula, kalau terus bekerjasama, mana mungkin aku bisa rugi?
Pei Qian yang penuh kekecewaan akhirnya hanya bisa membalas dua kata.
"Terima kasih."
Meski mengetik "terima kasih", di dalam hati ia justru menggertakkan gigi.
Melihat balasan singkat dari Pei Qian, wajah Ruan Guangjian pun dihiasi senyum puas.
Benar, hubungan yang tulus antar orang bijak memang sesederhana ini.
Bisa bekerjasama dengan orang sebaik Pak Pei, sungguh merupakan kebahagiaan!