Aku hanya ingin mengucapkan beberapa kata singkat, nanti beberapa hari lagi akan aku hapus.
Sebenarnya, aku juga merasa sedikit bimbang tentang alur cerita bagian ini, sebab aku tahu bagaimana pun aku menulisnya, pasti ada saja yang tidak puas.
Kalau tetap sama seperti sebelumnya dan tokoh utama tetap tidak bisa rugi, pasti akan ada yang berkomentar, “Klisé! Dipaksakan supaya tidak rugi! Tokoh utama sudah berusaha keras, tapi ujung-ujungnya sia-sia? Kenapa tidak langsung cari untung saja sejak awal!”
“Kamu cuma bisa mengulang pola yang sama terus-menerus, racun! Berhenti baca!”
Jadi, aku mempertimbangkan untuk membuat tokoh utama sedikit mengalami kerugian, mendapat sedikit keuntungan, supaya orang-orang tidak bisa menebak apakah dia akan untung atau rugi pada setiap perhitungan.
Kali ini dia rugi sedikit, tapi bukan berarti ke depannya akan selalu rugi. Kali ini hanya sebagai pemicu, membuat tokoh utama melihat secercah harapan untuk rugi, sehingga dia berusaha lebih keras lagi untuk rugi, namun di kesempatan berikutnya ternyata tetap tidak berhasil rugi. Rasa tidak terduga seperti inilah yang sebenarnya ingin aku hadirkan.
Tapi akhirnya ada juga yang berkata, “Ini seharusnya jadi alur di akhir cerita, tokoh utama seharusnya tidak pernah bisa rugi, tapi ternyata benar-benar bisa mengambil keuntungan dari sistemnya. Maaf, aku berhenti membaca!”
Eh, bukannya aku mau membela diri, kalau aku benar-benar terus-menerus mengulang cerita tokoh utama tidak pernah rugi, mungkin juga akan tetap kena semprot.
Tentu saja, mungkin penanganan saat ini juga belum sempurna, jadi aku masih mempertimbangkan. Sebenarnya ini tidak akan terlalu memengaruhi alur sebelum maupun sesudahnya, bisa diubah kapan saja.
Kalau tidak menemukan cara yang lebih baik, ya akan kutulis seperti sekarang ini.
Tapi kalau ada ide yang lebih baik, pasti akan langsung kuubah.
Kalau kalian punya saran bagus, silakan saja disampaikan, akan kupilih dan pertimbangkan dengan saksama.
Sebenarnya sekarang hanya ada tiga kemungkinan:
1. Tetap tidak bisa rugi
2. Pada saat terakhir berbalik, yang tadinya rugi dua puluh ribu, ternyata cuma rugi dua ribu
3. Seperti yang sekarang ini
Aku sendiri lebih condong ke pilihan kedua atau ketiga, kalian suka yang mana juga boleh utarakan pendapat masing-masing.
Tentu saja, aku akan tetap berusaha menulis sesuai dengan ideku sendiri, karena tidak mungkin menyenangkan semua orang, jadi akan kuupayakan untuk mempertimbangkan pendapat mayoritas saja.
Kuhimpun selama satu hari, kalau besok sudah ada hasilnya, bagian ini akan kuhapus.